BAB
1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Didalam
tanah berlaku juga rumus hokum fisika
seperti Berat = volume x berat jenis. Didalam praktikum ini tujuan yag akan
kita capai adalah mencari berat volume tanah.
Berat volume atau berat isi tanah
adalah perbandingan antara berat kering mutlak dengan volume tanah, yang
dinyatakan denga gram per centimeter kubik. Unit volume tanah terdiri dari
volume padatan, volume udara, dan volume air. Ada beberapa factor yang menjadi
penentu besar kecilnya berat volume.
Berat volume dicari untuk
mengetahui kadar penambahan pupuk yang akan diberikan untuk tanah dalam satuan
tertentu. Dan untuk menghitungnya ada 2 cara yaitu metode langsung dan tidak
langsung, untuk metode langsung telah kita lakukan dalam praktikum minggu lalu.
Untuk praktikum kali ini kita akan mencari berat volume secara tidak langsung.
1.2 Tujuan
Tujuan dari praktikum kali ini
adalah
1. Memahami
prosedur penetapan berat volume tanah (bulk density)
2. Menentukan
berat volume tanah dengan metode lilin.
1.3 Manfaat
Manfaat dari praktikum ini adalah
1. Dapat
memahami prosedur penetapan berat volume tanah (bulk density)
2.
Dapat menentukan berat volume tanah
dengan metode lilin.
BAB 2. METODOLOGI
2.1. WAKTU DAN TEMPAT
Hari : Jumat
Tanggal : 03 Oktober 2014
Waktu :
15.00 – 17.00 WIB
Tempat : Laboratorium Tanah
2.2
ALAT DAN BAHAN
Alat
yang digunakan dalam praktikum ini adalah
1.
Gelas ukur 6. cawan
2.
Cawan
pemanas&kompor kecil 7.
eksikator
3.
Timbangan
analitik 8. Ayakan
4.
Oven 9. Mortar stamper
5.
Nampan
Bahan yang digunakan
1.Sample Tanah
2. Lilin
3. Tali
4. Aquadest
Prosedur Kerja
1.
Menimbang
bongkahan tanah tanpa lilin, missal ( a gr).
2.
Memasukkan ke
dalam gelas ukur untuk memastikan bongkahan tanah dapat masuk ke dalam gelas
ukur atau tidak.
3.
Menyelimuti
bongkahan tanah dengan lilin yang telah dipanaskan pada suhu 60º.
4.
Menimbang
bongkahan tanah yang telah di selimuti lilin, missal ( b gr).
5.
Memasukkan
kedalam gelas ukur
6.
Mengukur
perubahan volume yang terjadi didalam geas ukur.
7.
Menghitung berat
volume dengan metode tidak langsung.
87 a
( 100 – kl ) x { 0,87 (q-r-p) (b-1) }
Keterangan
a = berat
tanah bongkahan
b = berat
bongkahan tanah + lilin
Kl = kadar air
q = volume akhir
p = volume awal
r =
penambahan air
BAB 3 . HASIL & PEMBAHASAN
3.1 HASIL PRAKTIKUM
a.
Ulangan 1 :
·
a =
19,64 gr
·
kl = 6% = 0,06
·
q =
166 ml
·
p =
150 ml
·
b =
21,85 gr
Ø BV1 =
=
=
= 0,05
b.
Ulangan 2 :
·
a =
14,34 gr
·
kl = 0,06
·
q =
162
·
p =
150
·
b =
15,90
Ø BV2 =
=
=
=0,08
c.
Ulangan 3 :
·
a =
11,93 gr
·
kl = 0,06
·
q =
160
·
p =
150
·
b =
13,61
Ø BV3 =
=
=
= 0,09
Ø
= 
= 0,07 gr/cm3
3.2
PEMBAHASAN
Berat volume ( bulk density )
menunjukkan perbandingan antara berat tanah kering dengan volume tanah termasuk
volume pori – pori tanah. Berat isi atau berat volume merupakan petunjuk kepadatan
tanah, makin padat suatu tanah makin tinggi pula isinya. . Mencari berat volume dapat digunakan dengan
2 cara yaitu metode langsung dan metode tidak langsung. Metode langsung adalah
pengukuran menggunakan ring samp;e, sedangkan tidak langsung adalah pengukuran
dengaan metode lilin. Prinsip kerja metode lilin adalah dengan menggunakan
Archimedes.
Dari hasil praktikum diketahui
bahwa tanah yang diperoleh bukan berupa padatan, tetapi mengandung banyak humus
sehingga hasil perhitungan kurang dari 1. Faktor yang dapat mempengaruhi berat
volume tanah adalah besarnya ruang pori tanah, semakin besar porositas dan jumlah
ruang pori maka berat isi semakin kecil. Kandungan bahan organic yang rendah
dan kurangnya agresi tanah yang kompak akan menyebabkan meningkatnya nilai
berat isi tanah, demikian sebaliknya jika kandungan bahan organik yang tinggi
menyebabkan berkurangnya berat isi tanah.
Perhitungan berat volume sangat
diperlukan untuk menghitung berapa kadar
penambahan pupuk yang akan diberikan pada luas lahan tertentu.
BAB
4. PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Dari perolehan hasil praktikum diketahui hasil perhitungan
berat volume
·
BV1 = 0,05 gr/cm3
·
BV2 = 0,08 gr/cm3
·
BV3 = 0,09 gr/cm3
·
Rata-rata = 0,07 gr/cm3
Sample Tanah yang diperoleh bukan berupa padatan tetapi mengandung banyak bahan organic sehinngga
berat volume lebih rendah. Karena bahan organic merupakan salah satu factor
yang mempengaruhi berat volume tanah.
4.2
Saran
Diharapkan setelah melaksanakan praktikum ini mahasiswa dapat lebih
memahami berat volume tanah, dan untuk praktikum selanjutnya lebih cermat dan
teliti.
DAFTAR PUSTAKA
Chuseenlibrablog.blogspot.com/2011 (diakses 5
Oktober 2011 ).
Bkpm.2014.Dasar-Dasar
Ilmu Tanah. Jember.

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN
KEBUDAYAAN
POLITEKNIK NEGERI JEMBER
PRODUKSI PERTANIAN –TEKNIK PRODUKSI TANAMAN PANGAN
DAN HORTIKULTURA
LABORATORIUM - ILMU TANAH
MENCARI
BERAT ISI DENGAN METODE TIDAK LANGSUNG
Acara : Mencari berat isi dengan metode tidak
langsung
Tujuan : Mahasiswa Diharapkan Mampu :
1. Memahami
prosedur penetapan berat volume tanah (bulk density)
2.
Menentukan
berat volume tanah dengan metode lilin
Nama
Praktikum : Nor Azzura Rokhani NIM : A42140277
POLITEKNIK NEGERI JEMBER
PRODUKSI PERTANIAN-TEKNIK PRODUKSI TANAMAN
PANGAN & HORTIKULUTURA
LABORATORIUM ILMU TANAH
Anggota
Praktikum : 1. Indah Nurjannah NIM : A42140237
2
Indriani Safitri NIM : A42140299
3. . Nahdiah Milata Hakiki NIM : A42140309
Golongan : A Kelompok : 4
Hari/Tanggal :
Jumat,03 Oktober 2014
Tempat : Laboratorium Ilmu
Tanah
Pembimbing : Ir. Herlina, M.P
Ir. Abdul
Majid, M.P
Teknisi : Dony Hariyadi
LABORATORIUM
ILMU TANAH
|
Telah
diperiksa dan dinilai
|
|
|
|
|
OKTOBER
2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar